Selamat Datang......

di www.geografi.web.id
website geografi ,
edukasi & informasi...

YM01:
Status YM YM02: Status YM
email: geografiesta@gmail.com

Anda Pengunjung ke
Counter Powered by  RedCounter
Saat ini Pengunjung Online





Thx to: Jurusan Pendidikan Geografi
Fakultas Ilmu Sosial Ekonomi
Universitas Negeri Yogyakarta
FISE - UNY .. copyright 2010

HIDROLOGI (5) SUNGAI

Diposting oleh admin Minggu, Desember 13, 2009

*)HIROLOGI - SUNGAI



PENGERTIAN SUNGAI
Sungai adalah massa air yg secara alami mengalir melalui suatu lembah
Kebanyakan mengalir di permukaan bumi ke tempat yg lebih rendah; sebagian meresap di bawah permukaan tanah
Alirannya tdk tetap; kadang deras, kadang lambat  tgt kemiringan sungai
Alirannya mengikuti saluran tertentu yg di kanan kirinya dibatasi tebing yg curam

KLASIFIKASI SUNGAI
Berdasarkan sumber air

Sungai hujan  sumber airnya mendapat langsung dari air hujan
Ex: sungai-sungai di perbukitan kapur, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Sungai gletser  sumber airnya berasal dari salju yg mencair/pencairan es
Ex: Sungai Memberamo di Irian Jaya
Sungai campuran  sumber airnya berasal dari air hujan dan gletser (es/salju)
Ex: Sungai Memberamo dan Digul di Irian Jaya


Berdasarkan kontinuitas aliran/debit air

Sungai ephemeral  hanya mengalir jika ada hujan
Sungai intermitten  mengalir pada musim hujan, sedangkan musim kemarau kering
Sungai perenial  mengalir sepanjang tahun krn musim hujan dan musim kemarau selalu ada  sungai-sungai di Sumatera, Kalimantan, dan Irian Jaya
bisa sbg sungai permanen: mengalir sepanjang tahun  shg antara musim hujan dan kemarau beda aliran kecil
bisa sbg sungai periodik: antara musim hujan dan kemarau beda aliran semakin besar
Di Indonesia banyak sungai-sungai yg berubah dr permanen  periodik dan periodik  permanen  sbg akibat rusaknya hutan

Berdasarkan pola aliran
Pola aliran radial/menjari
Radial sentrifugal  pola aliran yg meninggalkan pusat  spt di daerah vulkan/gunung berbentuk kerucut
Radial sentripetal  pola aliran yg menuju pusat  spt pd daerah basin/ledokan
Pola aliran dendritik  pola aliran ini tdk teratur  biasanya tdpt di dataran atau daerah pantai
Pola aliran trelis  mrpk pola aliran sungai yg berbentuk sirip daun atau trelis  biasanya tdpt di daerah pegunungan lipatan
Pola aliran rektangular  mrpk pola aliran berbentuk sudut siku-siku atau hampir siku-siku  tdpt di daerah patahan atau pd batuan yg tingkat kekerasannya berbeda
Pola aliran annular  pola aliran sungai yg melingkar  biasanya tdpt di daerah kubah (domes)


Berdasarkan arah aliran
Sungai konsekuen  sungai yg mengalir sesuai dg kemiringan batuan daerah yg dilaluinya  Ex: Sungai Progo ketika menuruni lereng Gunung Merapi
Sungai subsekuen  sungai yg alirannya tegak lurus pd sungai konsekuen dan bermuara pd sungai konsekuen  Ex: Sungai Opak Yogyakarta
Sungai obsekuen  sungai yg mengalir berlawanan dg arah kemiringan lapisan batuan daerah tsb dan mrpk anak sungai subsekuen
Sungai resekuen  mrpk anak sungai subsekuen dan alirannya searah/sejajar dg sungai konsekuen
Sungai insekuen  sungai yg alirannya teratur dan tdk terikat dg lapisan batuan yg dilaluinya

Berdasarkan struktur geologi

Sungai anteseden  sungai yg dpt mengimbangi pengangkatan daerah lapisan batuan yg dilaluinya  jd setiap tjd pengangkatan mk air sungai akan mengikisnya
Ex: Sungai Oya di Yogyakarta yg mengikis Plato Wonosari
Sungai reverse  sungai yg tdk dpt mengimbangi adanya pengangkatan  Ex: Sungai Bengawan Solo dulunya bermuara di Laut Selatan, skrg muaranya di Laut Jawa




Related Post