MENCARI MODEL PEMBANGUNAN BARU
Saat ini kita sedang mengalami krisis pembangunan. Berbagai krisis timbul, sementara kita belum melihat model pembangunan mana yang bisa dijadikan pegangan untuk masa depan. Kalau kita membagi dunia ini ke dalam beberapa daerah dalam melaksanakan pembangunannya, secara umum akan kita jumpai tiga kawasan, yaitu :
1. Kawasan negara-negara yang melaksanakan pembangunannya dengan sistem kapitalisme berkombinasi dengan pelaksanaan sistem welfare state. Negara-negara ini adalah negara-negara industri maju, yang pamornya sedang naik sekarang.
2. Kawasan negara-negara yang melaksanakan sistem sosialis dengan berbagai variasinya. Negara-negara ini sedang mengalami krisis sekarang.
3. Kawasan negara-negara di Dunia Ketiga yang menggunakan berbagai model campuran dalam melaksanakan pembangunannya.
Sekitar tahun 50 tahun yang lalu, ketika dunia ini sedang mengalami krisis yang mendalam sebagai akibat dari terjadinya perang dunia, 44 negara berkumpul di sebuah kota kecil bernama Bretton Woods di Amerika Serikat. Mereka membicarakan kemungkinan untuk menata sebuah dunia yang damai, bebas dari kemiskinan, dan perang antar sesama manusia. Mereka mendirikan dua lembaga yaitu International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dan International Monetery Fund (IMF), yang diharapkan dua lembaga ini dapat memecahkan masalah-masalah pembangunan di dunia, yang akan menghapuskan kemiskinan dan perang. Tetapi setelah 50 tahun, dunia masih dilanda oleh persoalan yang sama, kemiskinan dan perang. Bahkan kita mendapatkan bonus tambahan satu lagi, yaitu kerusakan lingkungan.
Banyak para ahli yang berusaha mencari jawaban dari persoalan-persoalan diatas. Salah satunya Jeremy Rifkin dengan konsep Politik Biosfer. Konsep Politik Biosfer tidak didasarkan pada negara kebangsaan secara terpisah-pisah, tetapi pada bumi sebagai sebuah kesatuan. Keamanan setiap negara kebangsaan bukan ditentukan melalui jalan masing-masing negara berusaha memperkuat dirinya, melainkan melalui pemeliharaan bersama bumi ini. Hanya dengan pemeliharaan bersama inilah kita juga sekaligus memelihara masa depan kita masing-masing, baik sebagai individu maupun sebagai bangsa.
Sumber Resume :
Arief budiman.1995.Teori Pembangunan dunia Ketiga.Jakarta:PT Gramedia






0 komentar